5 Fakta Mencengangkan Derby Merseyside

English Premiere League (EPL) memiliki beberapa pertandingan derby, salah satu yang paling seru yaitu Derby Merseyside. Bagi fans Liverpool dan Everton pasti sudah sangat familiar dengan pertandingan derby satu ini. Ya, nonton Liga Inggris jadi lebih seru jika ada Derby Merseyside ini. Derby Merseyside merupakan sebutan untuk pertandingan dua tim dari kota Liverpool yaitu Liverpool Vs Everton. Pertandingan derby satu ini selalu berlangsung panas, sehingga tak mengherankan jika ada banyak pelanggaran dan adanya cold war, sebelum maupun sesudah pertandingan. Baik Liverpool maupun Everton memiliki fans fanatiknya masing-masing. Itulah mengapa rival kedua kota tidak pernah surut hingga hari ini. Nah berikut ini kami akan membahas beberapa fakta mencengangkan Derby Merseyside.

Rebutan Stadion

Tahukah Anda bahwa awal kemunculan Derby Merseyside ini diakibatkan rebutan stadion? Ya betul sekali, pada akhir abad 18 yang lalu, hanya terdapat satu stadion di kota Liverpool yaitu Anfield Stadium. Nah pemilik stadion Anfield Stadium pada saat itu, John Orell, menerapkan sistem sewa pada siapapun yang ingin menggunakan Anfield Stadium. Nah pada saat itu di kota Liverpool terdapat klub bernama Everton dengan pemiliknya yaitu John Houlding. John Houlding menyewa Anfield Stadium beberapa saat, hingga akhirnya merasakan keberatan karena Orell memberlakukan biaya sewa stadion yang sangat tinggi. Akhirnya Houlding membuat stadion sendiri bernama Goodison Park pada tahun 1892. Itulah awal mula munculnya Derby Merseyside yang diakibatkan oleh rebutan stadion.

Pertandingan Dengan Kartu Merah Terbanyak

Derby Merseyside ini juga merepresentasikan kebrutalan di arena pertandingan karena rekor kartu merahnya sangat tinggi. Dari 20 pertemuan di EPL, tercatat ada 20 kartu merah yang keluar. Belum lagi jumlah kartu kuningnya yang juga sangat banyak. Yang paling parah yaitu pada Derby Merseyside pada tahun 1999 yang lalu dimana wasit mesti mengeluarkan 3 kartu merah, termasuk salah satunya yang terkena kartu merah yaitu Steven Gerrard. Bukan suatu kejutan, ketika kedua tim saling bertemu, maka tensi emosi meningkat berkali-kali lipat. Legenda Liverpool yaitu Steven Gerrard mendapatkan dua kartu merah, begitupun dengan Phil Neville yang juga mendapatkan dua kartu merah pada laga Derby Merseyside ini.

Double Kemenangan

Dalam kurun waktu 18 tahun, Liverpool berhasil mendapatkan 5 kali double kemenangan dalam satu musim, baik saat main kandang ataupun tandang. Rekor double kemenangan terakhir yang didapatkan Everton yaitu pada tahun 1985 yang lalu. Itulah mengapa Liverpool dianggap jauh lebih superior dibanding Everton jika melihat rekor double kemenangannya.

Hanya Terjadi Hatrick Satu Kali Sejak 1982

Meskipun sangat panas, namun Derby Merseyside ini jarang menghasilkan hatrick. Hatrick terakhir terjadi pada tahun 2012 yang lalu setelah dalam kurun waktu 20 tahun tidak pernah ada yang bisa mencetak hatrick pada pertanding Derby Merseyside. Legenda hidup Liverpool yaitu Steven Gerrard berhasil mencetak hatrick pada musim 2011-2012. Sebelum Gerrard, rekor hatrick terjadi pada tahun 1982 yang dilakukan oleh legenda Liverpool, Ian Rush.

Neville Southall

Pemain yang paling sering tampil pada laga Derby Merseyside yaitu Neville Southall dengan rekor bertanding sebanyak 41 pertandingan derby. Di posisi kedua ada Ian Rush dengan rekor bertanding 36 pertandingan.

Dengan adanya Derby Merseyside ini, dipastikan nonton Liga Inggris jadi lebih seru. Pada musim 2019-2020 ini, pertandingan derby antara The Reds melawan The Toffees akan terjadi pada tanggal 4 Desember 2019 di Anfield Stadium dan 14 Maret 2020 di Goodison Park.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *